Tuesday, April 23, 2013

7 Air Terjun Paling Mematikan

Air terjun memang bukan cuma soal pemandangan, tapi juga

debit air dan ketinggiannya. Kalau Anda memang suka tantangan, coba

hampiri 7 air terjun paling tinggi dan paling maut di dunia berikut ini.



Di luar pemandangannya yang dahsyat, beberapa air terjun di dunia dinilai

paling maut karena ketinggiannya. Oleh karena itu, banyak traveler yang

haus akan tantangan berdatangan mengunjunginya. Dilihat detikTravel dari

situs Wonders World, ini dia hitung mundur 7 air terjun paling maut di

dunia:









7. Yosemite Falls, AS

 

[imagetag]

Dimulai dari nomor 7, ada Yosemite Falls di Taman Nasional Yosemite,

California, Amerika Serikat. Dengan tinggi mencapai 739 meter, air

terjun ini menjadi primadona traveler dunia. Uniknya, air terjun ini

memiliki beberapa lembah yang memecah jatuhnya air dari atas.



Pada ketinggian 436 meter, ada sebuah lembah berukuran cukup besar. Debit

air yang cukup besar dari atas seakan menabrak lembah dan menghasilkan

percikan air yang indah. Kemudian, air akan kembali jatuh ke bawah.

Selanjutnya, ada juga lembah kecil di ketinggian 205 meter dan 97

meter. 



Lembah-lembah tersebut tidak dibuat oleh  manusia. Air terjun yang tinggi membuat tekanan air sangat besar,  sehingga membuat lubang yang saat ini dikenal dengan nama lembah di

Yosemite Falls.



6. Mutarazi Falls, Zimbabwe

 

[imagetag]

Siapa sangka, ternyata Zimbabwe juga punya air terjun yang sangat tinggi dan

cantik. Namanya Mutarazi Falls, air terjun setinggi 762 meter yang jatuh

di Sungai Mtarazi. Ternyata, air terjun ini sudah sering didatangi oleh

banyak traveler. 



Mereka yang datang biasanya  adalah yang suka tantangan. Para wisatawan tersebut biasa melompat bebas berbekal parasut dari puncak air terjun. Berbeda dengan Yosemite Falls

yang memiliki lembah, Mutarazi Falls tampak polos tanpa halangan bagi

yang mau terjun bebas hingga ke dasarnya.



5. Gocta Cataracts, Peru

 

[imagetag]

Selanjutnya ada Gocta Cataracts di Peru yang punya 2 air terjun sekaligus. Keduanya

mengalir dari ketinggian 771 meter menuju Sungai Cocahuayco. Air terjun

ini sudah dikenal oleh warga sekitar selama berabad-abad. Tapi kemudian

mendadak terkenal karena ilmuwan asal Jerman, Stefan Ziemendorff.

Dirinya mengukur ketinggian air terjun dan mempopulerkannya.



Air terjun ini dikenal memiliki debit air yang besar. Saking besarnya,

suara deburan airnya sudah terdengar dari radius beberapa kilometer.



4. Air Terjun Mongefossen, Norwegia

 

[imagetag]

Hanya berbeda 2 meter dari Gocta Cataracts, Norwegia punya air terjun bernama

Mongefossen dengan ketinggian 773 meter. Air terjun ini terlihat sangat

cantik. Banyak juga wisatawan yang terjun bebas dari puncaknya.



Sayangnya, air di Mongefossen saat ini sudah tak sederas dulu. Airnya digunakan

sebagian untuk pembangkit listrik tenaga air. Jadi saat musim panas,

bisa jadi Mongefossen tak akan mengeluarkan air sedikitpun.



3. Air Terjun Ramnefjellsfossen, Norwegia

 

[imagetag]

Berada di posisi ketiga dan masih di Norwegia, ada Ramnefjellsfossen yang

memiliki ketinggian 818 meter. Air terjun yang juga dikenal dengan nama

Utigardsfossen ini punya debit air yang sangat besar. Semua air tersebut

mengisi Danau Lovatnet yang tenang dan indah.



Pada  ketinggian sekitar 599 meter, air yang jatuh dari puncaknya 'singgah'

terlebih dulu bebatuan yang cukup besar. Setelah itu, air kemudian

kembali meluncur bebas menuju danau di bawahnya. 



2. Tugela Falls, Afrika Selatan

 

[imagetag]

Memiliki ketinggian 948 meter, membuat Tugela Falls dikenal sebagai air terjun

tertinggi kedua di dunia. Air terjun ini berada di lereng Pegunungan

Dragon yang masih masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Royal Natal. 



Selain memiliki ketinggian yang dahsyat, Tugela Falls juga punya dinding yang

cantik. Sesekali air terjun akan terpecah karena menghantam dinding batu

yang menjorok keluar. Saat sore hari, Tugela Falls terlihat makin

cantik. Air terjun ini akan disinari oleh cahaya matahari dan

memantulkannya menjadi pelangi yang indah.



1. Angel Falls, Venezuela

 
#98fcde


[imagetag]


Di  ujung Gunung Auyantepui di Rio Caroni, Taman Nasional Canaima,

Venezuela, Amerika Selatan, air terjun ini mengalirkan air dari

ketinggian 979 meter. Nama air terjun ini sebenarnya diambil dari nama

pilot yang pertama kali terbang untuk mencari tambang emas pada tahun

1963. Pilot bernama James Crawford Angel tersebut kemudian melihat air

terjun dan mendaratkan pesawat tidak jauh lokasi. Untuk mengenang

penemuannya, maka air terjun tersebu diberi nama Angel Falls.



Saat air sedang banyak-banyaknya terjun dari atas, jangan pernah untuk

berdiri persis di bawah air dengan maksud untuk merelaksasikan badan

seperti yang bisa Anda lakukan di air terjun lainnya. Jika Anda

memaksakan itu, bukan kesegaran yang bisa didapat, tapi malah justru

sakit yang bisa Anda rasakan. Hati-hati juga jika berencana untuk terjun

bebas dari puncaknya, sebab Angel Falls punya dinding berbatu tajam.

sumber

SHARE THIS POST:
FB Share Twitter Share

IDEGUE NEWS

BERITA TERBARU

Blog archive

Fans idegue network

Followers

 

Idegue network Copyright © 2011 -- Template created by O Pregador -- Powered by Blogger