Saturday, March 30, 2013

Unik dan Gilanya 9 Kebudayaan Jepang Ini

Jepang selalu memiliki hal yang unik. Tak heran dalam sekitar 10 tahun

terakhir ini, penggemar negeri Matahari Terbit ini semakin meningkat.

Tidak hanya karena lingkungan dan kehidupan di sana, namun sampai bagian

kebudayaannya. Masyarakat Jepang dikenal memiliki selera budaya dan

fashion yang unik. Di mana mereka tak segan-segan memilih pakaian dan

gaya penampilan yang aneh bahkan cenderung gila untuk kalangan Jepang

itu sendiri.



Dengan kebanyakan terinspirasi pada karya anime dan

manga, generasi muda Jepang memperlihatkan style fashion unik yang jadi

kiblat di dunia internasional. Meskipun industri K-Pop kini begitu

booming, namun penggemar setia kebudayaan Jepang masih sangat tinggi.



Kira-kira apa kebudayaan Jepang yang bahkan dianggap gila dan unik bahkan oleh masyarakat Jepang sendiri?



1. Harajuku Style



[imagetag]

Harajuku style adalah induk dari seluruh fashion unik Jepang saat ini. Berpusat

pada area sekitar stasiun kereta api Harajuku, banyak generasi muda

Jepang menampilkan fashion unik yang berbeda dan tetap trendy. Seakan

kawasan Harajuku menjadi catwalk raksasa dan pusat perhatian dunia.

Bahkan kini fashion Harajuku sudah memiliki begitu banyak produk dan clothing

brand yang sampai dijual di Eropa dan Amerika Serikat. Pakaian, tata

rambut sampai make up yang berbeda, membuat Harajuku style semakin

populer. Apakah kamu termasuk penggemarnya?





2. Dekotora



[imagetag]

Jika supir truk di Indonesia mungkin lebih senang menggambar bak truk

dengan sosok wanita dan tulisan menggelitik seperti 'Kutunggu Jandamu'

atau 'Tak Pulang Tak Ada Uang', maka supir truk di Jepang menghabiskan

waktu (dan uang mereka) untuk mendekorasi truk.

Dikenal dengan nama  Dekotora (kombinasi kata bahasa Inggris 'decoration' dan 'truck'),

mereka membuat truk dihiasi lampu sampai kotak-kotak desain super

rumit. Tata cahaya terang, terutama di malam hari pasti membuat

Dekotora menjadi bahan perhatian. Bagaimana jika tukang antar paket

kilat memiliki alat transportasi seperti ini?





3. Gyaru



[imagetag]

Berasal dari kata bahasa Inggris, 'gal', gyaru adalah mereka gadis-gadis muda

yang mewarnai rambut mereka dengan nuansa perak dan pirang serta make

up yang memberikan kesan kulit lebih gelap namun colorful. Penganut

style Gyaru lebih sering menampilkan kesan seksi mereka. Gyaru sendiri

memiliki banyak macam style.

Salah satunya adalah kogyaru, di mana  gadis-gadis SMA di Jepang tampil dengan seragam sekolah seksi dan  mewarnai rambut jadi pirang. Lalu ada ganguro, mereka yang memakai

riasan gelap, bibir putih dan stiker warna-warni di wajah. Yang lebih

gila lagi adalah Yamanba, di mana para gadis Jepang tampil dengan

dandanan konyol dan aksesoris penuh warna yang kontras dengan riasan

gelap.





4. Lolita



[imagetag]


Memakai rok, gaun dengan kerah tinggi, topi dan payung berbulu adalah salah

satu ciri khas style Lolita. Seakan sekumpulan gadis ini adalah lulusan

sekolah sutradara film Tim Burton dari jaman Victoria.

Style Lolita kini bahkan sudah berkembang ke Gothic Lolita, masih dengan rok-rok

lebar, hanya Gothic Lolita dominan warna hitam. Style Lolita timbul

dari penolakan para gadis di Jepang di mana para pria berpikir bahwa

gadis cantik itu harus berpakaian super seksi. Sehingga Lolita lebih

mengedepankan pakaian anggun dan kesan cute dari trend fashion 200

tahun lalu.





5. Kawaii Decora



[imagetag]

Kawaii merupakan bahasa Jepang yang diartikan bebas menjadi cute (imut).

Kawaii Decora menjadi salah satu aspek Harajuku style paling populer.

Di mana mereka penganut fashion ini tampil dengan pakaian dan make up

style untuk anak-anak kecil.

Dengan warna-warna pastel, penganut

Kawaii tampil layaknya anak-anak imut. Sementara Decora adalah style

fashion yang mengedepankan pemakaian aksesoris lucu dan unik.





6. Male Hosts



[imagetag]

Jika Gyaru style lebih dipakai kalangan perempuan, maka Gyaruo style

dipilih oleh generasi muda pria di Jepang. Memakai pakaian mahal,

parfum mahal, dan tata rambut ala eksekutif muda, Gyaruo identik dengan

pria muda yang menghabiskan waktu di klub bersama perempuan lebih tua.





7. Yankii



[imagetag]

Mereka yang menganut Yankii style adalah sekelompok orang yang mewarnai

rambut menjadi pirang dan oranye. Pilihan hidup kalangan Yankii juga

cukup bebas, cuek dan terkadang tidak mengikuti aturan yang berlaku.

Sudah lama Yankii dianggap sebagai 'hantu' dalam kebudayaan modern Jepang.

Dimulai di akhir era 80-an, Yankii lebih dikenal sebagai style punk

Jepang yang tak menjalani hidup bebas dan menerobos paradigma.





8. Visual Kei



[imagetag]


Jika Korea Selatan memiliki style K-Pop yang imut dan manis, maka Jepang

memiliki Visual Kei yang begitu keren. Visual Kei dianggap banyak orang

sebagai gerakan dari musisi rock Jepang (JRock) yang tampil dengan

kostum, make up, tata rambut eksentrik yang terkadang berkesan

androgini.

Visual Kei telah mempengaruhi gaya busana di kawasan

Harajuku, terutama bagi mereka yang berkumpul di Jingu Bashi (jembatan

yang menghubungkan Harajuku dengan Meiji Shrine). Salah satu band

pengusung Visual Kei paling populer di dunia adalah L'Arc~en~Ciel.





9. Cosplay

#98fcde


[imagetag]


Cosplay merupakan singkatan dari Costume Play. Salah satu subkultur Harajuku

yang berpakaian ala karakter manga, anime, dan game di Jepang. Di

kawasan Akihabara, Tokyo, bahkan ada cafe Cosplay tempat berkumpul

penggemar style ini.

Bahkan kini event Cosplay juga sudah

diapresiasi sampai di luar negeri. Toko-toko penjual aksesoris Cosplay

juga bisa kita temukan di berbagai daerah modern. Mereka yang

berpakaian Cosplay seakan karakter yang timbul langsung dari Inuyasha,

Naruto, Bleach, sampai Final Fantasy.

sumber

SHARE THIS POST:
FB Share Twitter Share

IDEGUE NEWS

BERITA TERBARU

Blog archive

Fans idegue network

Followers

 

Idegue network Copyright © 2011 -- Template created by O Pregador -- Powered by Blogger