Monday, March 4, 2013

6 Tokoh Dunia Yang Tidak Menikah Hingga Meninggal

Ikat pepatah umum jodoh ada di tangan Tuhan, dan itu mengingatkan kita

betapapun ketika kita bisa capai prestasi puncak setinggi langit,

ataupun lebih tinggi dari pencapaian manusia kebanyakan, belum tentu

prestasi dalam relationship akan mengikutinya, setidaknya itu yang

dialami ke-6 tokoh dunia berikut.. Sebagai catatan, yang saya sebutkan

di sini bukan yang tidak menikah karena memiliki orientasi seks sejenis

(sehingga dilarang untuk menikah pada masanya), melainkan mereka yang

pernah mengalami patah hati yang hebat, 'tidak laku', atau yang memang

berkomitmen untuk tidak menikah.

1. Ludwig van Beethoven (1770-1827)

#98fcde


[imagetag]




Orang-orang pada masa sekarang semua menganggap Beethoven sebagai

musikus legendaris yang sangat hebat. Seorang yang menderita tuli yang

nyaris total (dan semakin parah hingga akhir hayatnya), namun mampu

menciptakan banyak karya musik orkestra monumental. Karya-karyanya

antara lain 'Symphony no.9' (yang katanya dijiplak oleh lagu dangdut

kita, 'sms'), 'Symphony no.7', 'Fur Elise', 'Moonlight Sonata', dsb.



Namun, mungkin tidak banyak yang tahu bahwa kisah cintanya tidaklah seindah

musik-musiknya. Komponis berkebangsaan Jerman ini berkali-kali mengalami

patah hati, yang membuatnya begitu tertekan oleh cinta, hingga akhirnya

dia meninggal dalam keadaan miskin dan sendiri. Miris dan tragis.



Tidak kurang dari 8 orang wanita pernah coba didekati oleh Beethoven, namun

semuanya kandas. Kebanyakan karena menolak Beethoven yang waktu itu

kondisinya miskin dan tuli, sehingga mereka lebih memilih pria yang

lebih mapan. Misalnya seperti Giulietta Guicciardi, muridnya pada tahun

1801. Beethoven bahkan telah menciptakan lagu 'Moonlight Sonata' khusus

untuknya, namun Giulietta lebih memilih menikah dengan Robert von

Gallenbergin yang lebih kaya dari Beethoven. Kemudian Anna Marie Erdody,

yang banyak mempengaruhi Beethoven dalam menciptakan lagu, namun

akhirnya juga menikah dengan pria lain. Selain itu juga ada Josephine

von Brunsvik alias Pepi yang telah begitu dekat dengan Beethoven, namun

hubungan mereka akhirnya tidak direstui oleh pihak keluarga Pepi, hingga

wanita ini akhirnya juga menikah dengan orang lain...



2.Coco Chanel (1883-1971)



Cantik, kaya, cerdas, dan terkenal. Pria bodoh mana yang tidak mau menikahi

wanita seperti ini. Akan tetapi kenyataannya, seorang fashion designer

legendaris Prancis yang dianggap sebagai pionir fashion modern bernama

Gabrielle Bonheur 'Coco' Chanel, tidak pernah menikah seumur hidupnya.

Bukan karena dia seorang lesbi atau sejenisnya. Chanel pernah diambil

dan dipekerjakan sebagai karyawan toko oleh pengusaha tekstil Etienne

Balsan yang kemudian menariknya kepada dunia fashion, namun hubungan

mereka tidak pernah berlanjut. Chanel kemudian juga sempat berpacaran

dengan teman Balsan, Kapten Arthur Capel, namun sang kapten kemudian

justru menikah dengan wanita lain dari Inggris. Meski tidak pernah

menikah, Chanel digosipkan pernah berkencan dengan banyak pria, termasuk

Duke of Westminster dari Inggris. Chanel konon hampir dilamar oleh sang

pangeran, namun dia menolak dengan alasan, "There have been several

Duchesses of Westminster, but There is only one Chanel,"



3. James Buchanan (1791-1868)

Satu-satunya presiden A.S yang tidak pernah menikah dalam hidupnya.

Sempat diisukan homoseksual karena sempat tinggal bersama dengan

sahabatnya, William Rufus King. Namun, semua spekulasi itu terbantahkan

oleh lamaran resminya pada Mrs.Francis Preston Blair. Sayang, lagi-lagi

kisah kasih tak sampai. Selain Blair, pemimpin ke-15 negeri Paman Sam

ini juga diketahui pernah dekat dengan Mary K.Snyder, namun juga tak

berujung kepada pernikahan.



4.Ratu Elizabeth I (1533-1603)



Ya, dia adalah Ratu dari Kerajaan Inggris dan Irlandia semenjak 17 November

1558 hingga 24 Maret 1603, dia adalah nenek moyang dari Pangeran

Charles dan Pangeran William yang pesta pernikahannya kita saksikan

begitu megah dan heboh, dan dia tidak pernah menikah seumur hidupnya.

Keperawanan hingga wafat ini membuat Ratu Elizabeth I dijuluki sebagai

the Virgin Queen, dan virginitasnya ini begitu diagungkan oleh rakyat

Britania Raya hingga terkadang menyebutnya sebagai Dewi alias bukan

manusia biasa. Ratu Elizabeth I pernah berujar, "Jika saya mengikuti

kecenderungan alamiah saya, saya lebih memilih menjadi pengemis-single

daripada ratu-menikah." Selain pernyataan itu, Ratu Elizabeth I juga

pernah berpidato:



    "I will never break the word of a prince

spoken in public place, for my honour's sake. And therefore I say again,

I will marry as soon as I can conveniently, if God take not him away

with whom I mind to marry, or myself, or else some other great let

happen.



Elizabeth I diketahui memiliki cinta sejati pada diri

seorang Lord Robert Dudley, yang adalah teman masa kecilnya. Elizabeth I

bahkan setia menunggu sekalipun hingga istri dari Dudley, Amy Dudley

meninggal dunia. Akan tetapi, begitu Amy tewas dalam sebuah kecelakaan

pesawat, Dudley tetap tak dapat menikahi sang Ratu, karena beberapa

senior konservatif kerajaan tetap tak mengizinkan pernikahan tersebut.

Bagaimanapun, Elizabeth I tetap merindukan cinta dari Dudley, bahkan dia

memberikan gelar kehormatan Earl of Leicester pada Dudley pada tahun

1564. Sayang, Dudley kemudian menikah lagi dengan wanita lain pada tahun

1578. Hal ini membuat sang Ratu begitu dendam dan benci pada istri baru

Dudley. Hingga akhir hayatnya, Elizabeth I tak pernah mencintai pria

lain selain Dudley, dan surat-surat dari sang Lord ditemukan sebagai

barang-barang simpanan pribadi Ratu yang paling disayangnya.



5. Hans Christian Andersen (1805-1875)

Raja Dongeng kebanggaan rakyat Denmark. Karya-karya tulisnya

seperti 'Little Mermaid', 'Itik yang Buruk Rupa', 'Gadis Penjual Korek

Api', dsb. begitu fenomenal dan masih digemari anak-anak di seluruh

dunia hingga sekarang. Namun, sebagaimana terefleksikan dalam

dongeng-dongengnya yang kebanyakan 'sad-ending', kisah percintaannya pun

tak pernah bahagia. Andersen yang sejak kecil adalah cowok yang lemah,

tidak begitu pandai, dan sering dianggap aneh, mungkin membuatnya sulit

untuk dicintai.



Andersen pernah memiliki cinta monyet masa kecil

bernama Riborg Voigt, namun tidak berlanjut. Andersen juga selalu

ditolak oleh wanita-wanita yang ditaksirnya, seperti Sophie Orsted dan

Louise Collin. Kisah yang paling menonjol adalah bagaimana Andersen

begitu mengejar-ngejar seorang penyanyi opera bernama Jenny Lind. Namun,

Andersen yang pemalu itu merasa kesulitan mengungkapkan perasaan

cintanya pada Lind yang penyanyi tersohor itu. Begitu Lind mengetahui

perasaan Andersen melalui sebuah surat, Lind menolaknya secara halus

hingga kemudian Andersen mengetahui bahwa Lind akan menikah dengan orang

lain. Sejak saat itu, Andersen tak pernah jatuh cinta lagi.



6.Maggie Kuhn (1905-1995)

 

Adalah seorang aktivis sosial Amerika yang terkenal karena mendirikan gerakan

'Gray Panthers', yaitu sebuah gerakan yang mengusahakan jaminan sosial

bagi orang-orang lansia untuk tetap diperlakukan dan diberi hak-hak yang

sama dengan generasi usia lainnya, termasuk hak-hak untuk tetap

terlibat dalam kegiatan sosial, dan juga mengkritisi banyak peraturan

pemerintah yang tidak memihak kamu lansia. Gerakan ini juga mendukung

pemberian tanggung jawab sosial bagi kamu muda, dengan mottonya "Age and

Youth in Action". Tidak begitu jelas apa penyebab Kuhn tidak menikah.

Kemungkinan besar adalah alasan ideologi. Salah satu isu yang

diangkatnya dalam YWCA (Young Women's Christian Association) adalah

mengenai sulitnya menjadi single dalam masyarakat yang mengharuskan

pernikahan sebagai norma sosial. Yang jelas, setiap kali ditanya

mengenai alasannya tidak menikah, Kuhn selalu menjawab, "kurang

beruntung."

sumber



SHARE THIS POST:
FB Share Twitter Share

IDEGUE NEWS

BERITA TERBARU

Blog archive

Fans idegue network

Followers

 

Idegue network Copyright © 2011 -- Template created by O Pregador -- Powered by Blogger